Semua bahasa pemrograman pasti mempunyai istilah Variabel. Variabel berfungsi untuk menyimpan suatu nilai. Nilai yang ada didalamnya dapat diubah sewaktu-waktu. Dalam membuat suatu nama variable, kita harus memenuhi peraturan Identifier. Identifier ini digunakan dalam program untuk memberi nama variable, fungsi, atau kelas. Aturan Identifier tersebut adalah :

  1. Karakter pertama harus berupa huruf atau garis bawah.
  2. Karakter penulisan hanya berupa huruf, angka dan garis bawah.
  3. Penulisan panjang variable tidak terbatas oleh jumlah karakter, Tapi sebaiknya gunakan seperlunya saja.
  4. Penamaan variable bersifat Case Sensitive, artinya kita harus memperhatikan besar kecilnya huruf yang digunakan dalam nama variable.
  5. Jangan menggunakan Reserverd Word PHP seperti echo, print dan lain-lain dalam penulisan nama variable.

Mari kita coba tulis beberapa variable dibawah ini.

<?php
//Contoh Variable bertipe String
echo "Variable bertipe String";
$nama = "Diens Madang";
echo "Nama anda : $nama";
//Contoh Variable bertipe Integer
echo "Variable bertipe Integer";
$umur = 23;
echo "Umur anda : $umur";
//Contoh Variable bertipe Tanggal
echo "Variable bertipe Tanggal";
$tanggal = date ("d F Y");
echo "Hari ini tanggal : $tanggal";
?>

Simpan hasilnya ke folder htdocs/php dan beri nama variable.php kemudian akses hasilnya di Browser dengan mengetikkan http://localhost/php/variable.php.

Tutorial selanjutnya : Tipe data PHP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *